Langsung ke konten utama

Senang... Sedih...

Bismillaah...

Senang, sedih. Aku rasa semua orang pernah merasakan keduanya. Keduanya bisa jadi merupakan suatu nikmat dan cobaan yang Allah beri.

Senang, menjadi nikmat karena memang kesenangan membuat kita seperti lebih hidup dan bersemangat. Tapi, ia juga cobaan untuk kita. Saat kita senang, apa yang kita lakukan? Bersyukur kepada Allah kah? Atau justru malah melalaikanNya?

Kemudian sedih. Sedih mungkin cobaan. Kita diuji, seberapa kuat si kita? Lalu apakah sedih mendekatan kita kepada Allah, atau menjauhkan? Jika sedih membuat kita lebih dekat dengan Allah, itu lah nikmat.

Jadi apa pun perasaan kita, jangan sampai kita melupakan Allah. Saat senang, ingat jika kesenangan di dunia ini hanyalah sementara, sedang di akhirat itu kekal (“... sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal” – QS. 40:39). Saat sedih, ingat jika Allah selalu ada untuk kita, Dia sayang kita, dan Dia tidak meninggalkan kita (“... Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita ...” – QS. 09:40).

Semoga kita menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur dan bijaksana dalam menyikapi senang dan sedih yang Allah beri. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sama

Bismillaah... Mungkin ada dari kita yang kadang merasa ujiannya lebih berat atau lebih ringan dari ujian orang lain. Sepertinya tidak begitu ya? Kemampuan makhluk Allah berbeda-beda, ujian yang diberikan Allah pun pasti berbeda-beda sesuai dengan kemampuan makhlukNya, tidak melebihi kemampuan itu, dan Allah Maha Adil. Ujian yang Allah berikan kepada kita sesuai dengan kemampuan kita, dan ujian yang Allah berikan kepada orang lain pun sesuai dengan kemampuan mereka, tidak lebih berat atau lebih ringan, semua sama saja, pas sesuai porsi kemampuan masing-masing.

Saat Bahagia

Bismillaah... Saat kita bahagia, kita bisa memanfaatkan kebahagiaan itu untuk melakuakan kebaikan sebanyak-banyaknya! Karena biasanya saat kita bahagia mau melakukan apa pun dengan hati senang kan? Nah, bersyukurnya juga jangan lupa tapi ya! 😁 "Jangan meremehkan kebaikan sedikit pun, walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan." (HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722)

Harusnya

Bismillaah... Jika aku percaya bahwa rencana Allah selalu yang terbaik untuk hamba-hambaNya, mengapa aku harus kecewa kemudian marah dengan suatu keadaan? Harusnya aku mampu bersabar dan mengambil hikmah atas keadaan itu. Astaghfirullaah.